Minggu, 05 Mei 2019

Google Habiskan Ratusan Juta Dolar untuk Review Konten

Google menyampaikan kepada panel parlemen Amerika bahwa mereka menghabiskan ratusan juta dolar per tahun untuk meninjau konten dan secara manual memeriksa lebih dari 1 juta terduga ‘video teroris’ di YouTube dalam tiga bulan pertama 2019.



Google dalam sebuah surat bertanggal 24 April yang diumumkan Kamis pekan lalu bahwa tinjauan manualnya menemukan 90.000 video yang melanggar ketentuan soal terorisme.

Pada bulan Maret, setelah siaran langsung penembakan massal di Selandia Baru lewat media sosial, ketua dari Komisi Keamanan Dalam Negeri DPR Amerika mendesak pimpinan puncak Google, Facebook, Twitter, dan Microsoft untuk bekerja lebih baik dalam menghapus konten politik bernada kekerasan.

Setelah diberi pengarahan pada bulan Maret, aleg Max Rose yang mengepalai subkomisi intelijen dan anti-terorisme, meminta keempat perusahaan tersebut di atas lewat surat bertanggal 10 April untuk membeberkan anggarannya terkait program anti-terorisme dan jumlah pekerja yang memang hanya mengurusi program tersebut.

Rose dalam sebuah keterangannya menyebut Facebook belum merespon dan perusahaan lain tidak menjawab lengkap ataupun langsung pertanyaan yang dia lemparkan.

0 komentar:

Posting Komentar