Senin, 04 November 2019

Seringkali Tidak berhasil Buat MPASI, Pengalaman Sarwendah Penuhi Gizi Anak

KEBUTUHAN konsumsi nutrisi serta gizi benar-benar bertindak buat tumbuh kembang anak. Salah satunya orang-tua yang benar-benar konsentrasi dalam pemenuhan gizi serta nutrisi pada anak ialah Sarwendah.Istri dari pembawa acara Ruben Onsu itu serta condong over protective jika bicara mengenai perubahan buah hatinya. Dapat dibuktikan, ibu 3 anak ini lebih pilih untuk bikin sendiri Makanan Pendamping ASI (MPASI).



“Saya cukup lebai soalnya, over protective sama anak. Jika dahulu buat bubur berupaya bikin sendiri. terkadang seperti yang begitu encer, begitu lembek terus anaknya tidak ingin,” jelas Sarwendah, waktu diwawancara Okezone di Mall Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, Kamis (31/10/2019). Dia juga akui sempat kerepotan dalam memberi MPASI pada buah hatinya. Diantaranya saat sang anak mulai ngadat serta tiba-tiba tidak ingin konsumsi MPASI yang sudah dibikin sang ibu.

“Biasanya anak saat diberi MPASI keburu nangis serta justru kembung tidak ingin makan jadi kerepotan sendiri. Jika buat begitu dingin anaknya gamau makan juga. Dua tahun, berkembang skema makannya. Dari mulai lembut, jadi cukup padat,” sambungnya.

Sarwendah akui jadi satu orang ibu yang baik, dia juga terus belajar serta cari rujukan mengenai langkah memberi MPASI pada balita. Dari mulai struktur sampai rasa makanan ikut memengaruhi kesuksesan pemberian MPASI.

“Pertama diawali dari lembut, terus naik tingkat jadi lebih kasar atau padat. Diluar itu beberapa rasa makanan mulai dikenalkan pada anak agar mereka ingin terima semua makanan yang masuk ke mulutnya.

Dia juga akui sempat kerepotan dalam memberi MPASI pada buah hatinya. Diantaranya saat sang anak mulai ngadat serta tiba-tiba tidak ingin konsumsi MPASI yang sudah dibikin sang ibu.

“Biasanya anak saat diberi MPASI keburu nangis serta justru kembung tidak ingin makan jadi kerepotan sendiri. Jika buat begitu dingin anaknya gamau makan juga. Dua tahun, berkembang skema makannya. Dari mulai lembut, jadi cukup padat,” sambungnya.

Sarwendah akui jadi satu orang ibu yang baik, dia juga terus belajar serta cari rujukan mengenai langkah memberi MPASI pada balita. Dari mulai struktur sampai rasa makanan ikut memengaruhi kesuksesan pemberian MPASI.

“Pertama diawali dari lembut, terus naik tingkat jadi lebih kasar atau padat. Diluar itu beberapa rasa makanan mulai dikenalkan pada anak agar mereka ingin terima semua makanan yang masuk ke mulutnya.

0 komentar:

Posting Komentar